Sejarah dan Legenda Magnet

Magnetisme ditemukan ribuan tahun yang lalu, dan magnet telah digunakan untuk banyak tujuan sejak itu. Namun, ada banyak misteri dan kontroversi seputar penemuan magnetisme. Kami akan menjelajahi beberapa dari berbagai legenda tentang magnet, termasuk bagaimana mereka ditemukan dan beberapa penggunaan pertama mereka.

Sekitar kurang lebih 2500 SM, seorang anak gembala muda bernama Magnes tinggal di dekat Gunung Ida di Yunani, gunung yang biasa disebut dalam mitologi Yunani. Menurut legenda, Magnes digunakan untuk memakai sandal dengan sol besi. Dia sering menemukan kesulitan untuk mendaki gunung di mana dia merawat domba-dombanya karena jumlah berlebihan dari mineral magnetik alami, atau batu gamping, yang ada di batu dan tanah gunung. Orang-orang Yunani menyebut material "magnes" untuk menghormati penemuannya, dan inilah cara kami menggunakan kata "magnet" hari ini.

Penggunaan historis pertama dari batu permata adalah pengembangan kompas sekitar abad ke-8 oleh orang Cina. Penggunaan tercatat pertama didokumentasikan oleh Zheng He dari provinsi Yunnan. Antara tahun 1405 dan 1433, Cheng Ho mencatat perjalanannya melintasi tujuh samudera. Kompas Zheng yang digunakan memiliki tanda untuk titik-titik rasi bintang yang ditemukan oleh penggunaan Sextant, tetapi pusat kompas adalah perangkat berbentuk sendok yang terbuat dari batu gamping. Pada abad-abad berikutnya, batu magnet itu digantikan dengan jarum logam yang dimagnetisasi dengan menggosoknya dengan kuat ke sepotong batu gamping. Dari masa depan Zheng He, tidak ada pelaut yang bijaksana yang akan keluar ke laut tanpa dua instrumen navigasi penting, kompas dan sekstan.

Filsuf Yunani Aristoteles berbicara tentang magnet lebih dari 300 tahun sebelum kelahiran Kristus. Dia menulis tentang magnet dan penggunaannya dalam pengurangan rasa sakit. Selama waktu itu, dikatakan bahwa dokter menggunakan magnet terapi untuk mengurangi kejang otot dan mengobati asam urat.

Cleopatra dilaporkan mengenakan sepotong perhiasan magnetik di dahinya untuk menekan kerutan dan menjaga awet muda. Dikatakan bahwa dia sangat percaya pada nilai kekuatan magnetik, bahwa dia secara rutin tidur di tempat tidur yang dibangun dari batu magnet untuk meningkatkan penampilan mudanya. Siapa yang tahu seberapa baik ini atau tidak berhasil, mengingat bahwa ia hanya hidup sampai usia 39 tahun.

Pada 1777 A.D., Royal Society of Medicine Prancis melakukan studi mendalam tentang sejarah magnet dan penggunaannya dalam praktik medis. Terlepas dari beberapa skeptisisme dan ejekan dari otoritas medis utama saat itu, Royal Society menyimpulkan bahwa magnet dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan sakit punggung dan leher, sakit kepala, masalah sirkulasi, sakit tenggorokan, dan banyak keluhan lainnya.

Sebelum tahun 1820, satu-satunya zat magnetik yang diketahui manusia adalah batu gamping dan logam lain yang telah digosokkan pada batu magnet untuk menarik mereka. Pada tahun 1820, seorang ilmuwan bernama Hans Christian Oersted, seorang profesor Sains di Universitas Kopenhagen, mencatat bahwa setiap kali ia menyalakan arus listrik di dekat kompas, arah jarumnya bergerak. Selama beberapa bulan berikutnya dia bekerja dengan tekun untuk mencoba menjelaskan dan memahami logika dari apa yang dia amati. Studinya mengarah ke elektromagnet seperti yang kita kenal sekarang. Meskipun Hans Christian Oersted tidak mengembangkan elektromagnet, eksperimennya secara langsung mengarah pada teknologi baru dan penting ini dan pemahaman baru tentang fisika.

Dari pengetahuan paling awal yang tercatat tentang batu magnet dan magnetisme ribuan tahun yang lalu, pemahaman kita tentang magnet telah tumbuh secara eksponensial. Magnet hari ini memainkan peran hampir setiap perangkat berteknologi maju yang kami gunakan, termasuk komputer, mobil, dan telepon seluler. Meskipun kita tidak tahu teknologi magnet baru apa yang akan dimiliki masa depan untuk jenis manusia, kita dapat yakin akan satu hal. Karena pemahaman dan pengetahuan kita tentang magnet terus meningkat, cara kita memanfaatkan dan memanfaatkan magnet akan terus berkembang dan berkembang juga.