5 Keuntungan Balik Sikap Sering Terlambat

5 Keuntungan Balik Sikap Sering Terlambat

Eh, namun tahukah anda bahwa terlambat tak tidak jarang kali berarti tidak menghargai? Penelitian dari San Diego State University mengindikasikan bahwa orang yang tidak jarang terlambat ternyata ingin lebih optimis menjalani kehidupannya daripada insan rata-rata.

Maksud ‘terlambat’ di sini ialah terlambat yang jadi kebiasaan, ya. Bukan tipe terlambat sebab jalanan macet, atau pagi-pagi diajak antar adik ke sekolah dulu, atau telat bangun tidur. Orang yang telah punya kelaziman terlambat, entah kenapa, selalu berjuang tepat masa-masa tapi jadinya ya terlambat juga. Nah, sifat optimis laksana apa sih yang ternyata mereka punya?

1. Banyak yang tidak berhasil tepat masa-masa karena hendak menyempurnakan segala sesuatu. Mereka optimis bahwa seluruh hal dapat diusahakan agar kualitasnya maksimal

5 Keuntungan Balik Sikap Sering Terlambat
5 Keuntungan Balik Sikap Sering Terlambat

Deadline tugas dan kegiatan memang mematikan. Tapi, terdapat saja orang-orang yang sering menggarap sesuatunya lewat deadline. Ternyata bukan hendak menunda-nunda, mereka “hanya” perfeksionis saja. Tidak puas sekadar menepati waktu, mereka hendak memaksimalkan kualitas akhir tugas yang telah capek-capek dibuat. Mereka optimis, segala sesuatu dapat dibuat dengan kualitas yang sebaik-baiknya.

Tapi orang-orang ini pun tidak pernah terlambat parah. Karena mereka perfeksionis, mereka juga tidak hendak “merusak” kesempurnaan dengan mengoleksi tugas jauh dari tenggat waktu. Sehari-dua hari ialah sebuah kewajaran guna karya yang mendekati sempurna; menurut keterangan dari mereka, lebih baik begini daripada tepat masa-masa tapi ala kadarnya.

2. Orang yang tidak jarang terlambat tak mudah cemas. Waktu yang menipis tak seraya menciptakan mereka terserang kepanikan

Target yang anda sampaikan tidak jarang tidak realistis. Namun kamu ialah orang-orang yang paling optimis dalam menjalani kehidupan. Sebabnya, tujuan-tujuan yang orang beda anggap tidak barangkali tercapai dalam masa-masa yang paling tipis dapat anda lalui tanpa terdapat kekhawatiran ataupun ketakutan. Bahkan tidak tidak banyak pun kepanikan yang melingkupi pikiran.

Kamu tidak jarang kali yakin semuanya bakal berjalan baik-baik saja, bahkan ketika waktu yang anda punya sebetulnya semakin menipis. Karena itulah, kamu dapat mempertahankan ketenangan. Tak jarang, walaupun ujung-ujungnya terlambat, anda tetap sukses mencapai apa yang kamu mau di awal. Nggak jelek-jelek amat, bukan?

3. Optimisme orang yang tidak jarang terlambat turut menambah produktivitas dan kreativitas mereka. Alhasil, mereka pun lebih berbahagia

Walaupun keterlambatan mereka sering buat orang beda sebal, mereka sendiri malah merasakan akibat positif dari sifat ini. Berdasarkan riset yang sama, sikap optimis dominan langsung terhadap kebahagiaan. Karenanya, produktivitas dan kreativitas mereka juga meningkat. Kesehatan juga jadi terjaga sebab mereka tak tertekan oleh sempitnya masa-masa dan desakan kerja.

Ini dengan satu kriteria, keterlambatan tersebut tidak dilaksanakan dengan kesengajaan. Kamu terlambat bukan sebab tidak hati-hati dalam mengelola masa-masa — sebab ini bakal membuatmu malah tambah stres. Kamu terlambat bukan sebab sering menunda-nunda atau larut dalam kemalasan. Kamu terlambat, simply sebab sifat perfeksionis dan pembawaan yang tenang.

4. Keterlambatan pun tak tidak jarang kali berarti meremehkan masa-masa orang. Sebaliknya, ia dapat berarti menghargai momen singkat yang begitu spesial.

Karena sibuk memburu deadline, kita dapat kehilangan momen-momen kecil dalam hidup yang sebetulnya spesial. Tapi tidak dengan orang-orang yang tidak jarang terlambat. Mereka tak hendak kehilangan peluang untuk merasakan momen-momen spesial ini sebab terlalu larut dalam kesibukan. Mereka tidak bakal ragu guna rehat sejenak dari pekerjaan supaya tidak kehilangan pikiran.

Mengerjakan kegiatan ringan memang membuatmu perlu lebih tidak sedikit waktu untuk menuntaskan pekerjaan. Tapi positifnya, anda mempunyai waktu untuk memenuhi ulang tenaga dan pikiran. Hidup pun bakal lebih dapat dijalani dengan ringan.

5. Tapi tidak boleh lupa, kamu pun harus bertanggung jawab atas tugas. Biarpun optimis, salah-salah kamu dirasakan tidak berkualitas!

Namun, di balik seluruh sisi positif kelaziman sering terlambat, ada sejumlah hal yang patut dipertimbangkan. Salah satunya ialah kerelatifan waktu untuk berbagai jenis manusia. Ada orang yang paling taat dalam hal waktu, ada pun orang tak keberatan menunggu. Kanselir Jerman Angela Merkel pernah mengurungkan janji temu dengan Vladimir Putin sebab Putin terlambat datang pertemuan. Untuk orang Jerman, waktu ialah satu-satunya poin kehidupan yang tidak bisa ditawar, bertolak belakang dengan orang Rusia yang memang maklum soal waktu. Orang-orang Spanyol selalu santap malam pada jam 10.00 PM. Tapi di Indonesia, santap jam 10 malam ialah tanda tidak sehatnya siklus hidup seseorang dan dapat menyebabkan obesitas.

Relativitas ini butuh dipertimbangkan ketika anda mempunyai siklus kehidupan yang tidak jarang terlambat. Sikap terlambat yang sekitar ini membawa akibat positif padamu, tidak boleh sampai malah menyebalkan untuk orang lain. Kalau tidak bisa-bisa kamu dirasakan tak berkualitas!

Artikel Agen Judi Online Terbesar Terpercaya Di Indonesia  ini tidak bermaksud menyuruhmu untuk tidak jarang terlambat, ya. Hanya hendak menyampaikan saja — sikap terlambat juga dapat dilihat dari segi yang berbeda. Terlambat tersebut baik, asal tidak merugikan orang. Sepakat? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *